Sebagai salah satu upaya untuk mewujudkan poin penting yang terdapat pada visi misi fakultas hukum UMSurabaya, yakni Mengembangkan potensi kecakapan hidup pada sivitas akademika melalui pengembangan kerjasama dengan institusi lain yang berkelanjutan baik lokal, nasional dan internasional. Kali ini fakultas hukum UMSurabaya mendelegasikan salah satu mahasiswa untuk mengikuti kegiatan yang diadakan oleh International Global Network (IGN)

Adanya pandemi covid-19 berdampak terhadap semua sendi kehidupan, tak terkecuali dunia pendidikan. Salah satu akibat dari pandemi tersebut ialah ditutupnya sekolah maupun perguruan tinggi, tidak sedikit dari para pelajar dan mahasiswa yang kehilangan kesempatan untuk belajar, berdiskusi, bermain, dan berkembang Bersama secara langsung. Hal ini lah yang melatar belakangi IGN mencetuskan Asian World Model United Nation (AWMUN) Virtual Conference MMXXI.

Selain untuk melebarkan koneksi antar sesama, Tujuan utama dari kegiatan ini ialah untuk mewadahi para generasi muda agar saling bertukar pikiran dan pengalaman dari peserta yang berasal dari berbagai negara terkait dengan isu global, serta mengambil kesimpulan akhir (solusi) dari permasalahan yang telah di kaji.

Kegiatan tersebut dilakasanakan dari tanggal 26-28 maret 2021 secara daring. Meski tidak berjalan maksimal sebagaimana layakanya kegiatan yang diadakan secara tatap muka, Dari pelaksanaan kegiatan tersebut, IGN bermaksud untuk mengedukasi kepada generasi muda bahwa meskipun dalam kondisi sulit seperti sekarang, bukanlah alasan untuk bermalas-malasan dan tidak belajar. Generasi muda merupakan ujung tombak perubahan, dan harus siap untuk dihadapkan pada berbagai problematika yang ada.

Satria Unggul W,P. selaku Ketua Program Studi (Kaprodi) Ilmu Hukum dan dosen pembimbing pada kegiatan tersebut, menyampaikan bahwa kegiatan AWMUN menjadi salah satu upaya untuk mendorong para mahasiswa lebih berani menghadapi berbagai kegiatan tanpa ada rasa canggung, “salah satu upaya yang bisa dilakukan ialah dengan mengasah kemampuan Bahasa asing, khususnya Bahasa inggris. Dengan segala upaya internasionalisasi kegiatan mahasiswa, besar harapan kedepannya akan lebih banyak lagi kegiatan serupa”, imbuhnya.

Yanuar Ramadhana Fadhila, mahasiswa semester 2 FH UMSurabaya yang menjadi peserta pada kegiatan tersebut menyampaikan bahwa selain untuk Mengasah pola berpikir kritis terhadap isu di dunia internasional, salah satu hal yang mendorong dirinya untuk ikut serta dalam kegiatan tersebut ialah untuk Meningkatkan pengetahuan terhadap dunia internasional dari berbagai sektor.

“Untuk saat ini, permasalahan terkait penanganan dan penanggulangan covid-19 tidak hanya terjadi di Indonesia saja, selama pelaksanaan kegiatan saya banyak bertukar pendapat dan informasi dengan teman sesama peserta dari berbagai negara. Mereka juga mengalami apa yang kita alami sekarang”, imbuh Yanuar saat berdiskusi dengan dosen pasca kegiatan.

Melalui forum seperti ini, diharapkan kedepannya akan banyak lagi Lembaga-lembaga yang bergerak di kepemudaan dan Pendidikan, baik itu yang bersifat nasional maupun internasional menyelenggarakan kegiatan yang sama. Yang pada intinya memberikan kesempatan kepada generasi muda untuk saling bertukar pikiran dan menyampaikan gagasan yang ditawarkannya, guna menciptakan generasi yang memiliki wawasan luas, integritas, dan bijak.(ar)

Leave a Comment