Focus Group Discussion Pengembangan Kurikulum Merdeka Belajar & Kampus Merdeka (MBKM)

Sebagai salah satu upaya untuk terus meningkatkan model pembelajaran yang selama ini sudah dilaksanakan, yakni merdeka belajar dan kampus merdeka (MBKM). Fakultas Hukum UMSurabaya telah banyak melaksanakan Kerjasama dengan beberapa fakultas hukum lain dan instansi terkait, berupa Memorandum of Understanding (MoU) dan perjanjian kerjasama (PKS). Kali ini, Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Surabaya melaksanakan perjanjian kerja sama dengan Fakultas Hukum Universitas Bondowoso, yang dikemas dalam bentuk Forum Grup Discussion (FGD) yang dilaksanakan pada Selasa 25 Mei 2021 bertempat di Fakultas Hukum UMSurabaya.

Pelaksanakan Kerjasama dan saling berkolaborasi tidak hanya mempermudah penyelesaian suatu kegiatan, akan tetapi juga mempersingkat waktu, mengurangi beban, dan oleh karenanya maka perlu dibuat perjanjian tertulis guna menjadi landasan dalam setiap tindakan yang akan diambil oleh para pihak didalamnya. Pada kesempatan tersebut, ada beberapa perwakilan yang menemani dekan dari FH Universitas Bondowoso menghadiri langsung agenda tersebut. Lilik Puja Rahayu (Dekan FH Universitas Bondowoso) menyampaikan bahwa kegiatan seperti ini menjadi komitmen Bersama untuk terus mengembangkan model Pendidikan yang ada di perguruan tinggi.

Hadirnya merdeka belajar dan kampus merdeka benar-benar memberikan nafas baru khususnya dalam disiplin teori ilmu hukum. Pengembangan metode penelitian hukum berupa Socio-Legal telah menjawab rasa penasaran peneliti yang selama ini merasa kurang maksimal akan hasil penelitiannya dengan menggunakan metode penelitian hukum doktrinal (normatif-deskriptif).

Sementara itu, Asri Wijayanti selaku dekan Fakultas Hukum UMSurabaya menyampaikan bahwa kegiatan seperti ini tidak hanya demi kebaikan para pihak saja, akan tetapi juga akan memberikan manfaat terhadap pihak lain yang memiliki kaitan erat dengan fakultas hukum. “dengan diadakannya perjanjian ini, maka pertukaran pelajar akan semakin mudah dilaksanakan, mahasiswa tidak hanya bisa menimba ilmu dari dalam universitas saja, tetapi juga bisa belajar diluar universitas” pungkasnya.

Achmad Hariri selaku Kaprodi FH UMSurabaya menambahkan, bahwa di era seperti sekarang, peningkatan Soft Skill tak kalah penting, mahasiswa harus mampu mengetahui potensi atau kemampuan yang ada dalam dirinya, serta ditunjang dengan pengembangan kemampuan membaca problematika yang ada, sehingga mampu untuk bersaing dan menciptakan peluang untuk dirinya sendiri.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *